Postingan

PIAGAM GUMI SASAK

Gambar
Piagam Gumi Sasak                 Budaya merupakan suatu pola hidup yang berkembang dalam masyarakat dan diwariskan dari generasi ke generasi. Oleh karena itu budaya memiliki kaitan yang sangat erat dengan kehidupan masyarakat itu sendiri, setiap daerah memiliki budaya yang berbeda-beda. Tak terkecuali dengan masyarakat suku sasak di Pulau Lombok.     Sabtu 26 Desember 2015 adalah peristiwa yang bersejarah bagi suku Sasak, Sumbawa, dan Mbojo. Karena pada peristiwa tersebut telah berkumpul para tokoh yang diwakili pleh masing-masing suku. Pada peristiwa tersebut lahirlah pernyataan sikap yang dicetuskan oleh tokoh adat dari suku Sasak yang disebut Piagam Gumi Sasak, isi dari piagam gumi sasak tersebut adalah       BISMILALAHIRRAHMANIRRAHIM Menjadi bangsa Sasak adalah amanah yang ahrus dipertanggungjawabkan kepada Alaah SWT dan generasi mendatang. Menunaikan amanah Sasak se...

GENDANG BELEQ GUMI SASAK

Gambar
GENDANG BELEQ ALAT MUSIK KEBANGGAAN BUDAYA SASAK    Gendang Beleq merupakan alat musik tradisional sasak yang dimainkan secara berkelompok yang  dimana berbentuk orchestra. Gendang Beleq yang disebut mama (laki-laki) dan Gendang Beleq nina (perempuan) yang dimana berfungsi sebagai pembawa dinamika. Cara memainkan Gendang Beleq ialah dengan cara menari dimana para pemain terdiri dari 13 sampai 17 orang dengan membawa alat music gendang maupun alat music tambahan. Selain dalam pertunjukannya, memainkan alat music mereka juga menari dengan gerakan bervariatif yang diciptakan oleh para pemainnya.    Kesenian Gendang Beleq ini merupakan salah satu kesenian tradisional yang cukup terkenal di pulau Lombok, NTB. Dalam perkembangannya, kesenian ini masih terus dilestarikan dan dikembangkan oleh beberapa kelompok kesenian yang ada di sana. Gendang Beleq ini juga sering ditampilkan di berbagai acara seperti pernikahan, khitanan, acara adat, penyambutan tamu besar...

PROSESI GUMI SASAK

  PROSESI NYONGKOLAN SUKU LOMBOK             Sebagai masyarakat yang memiliki budaya, dalam tradisi sehari – hari, masyarakat yang ada di Lombok khususnya suku sasak memiliki sebuah tradisi yang unik yakni Tradisi Nyongkolan. Nyongkolan sendiri berasal dari kata “songkol” yang berarti mendorong dari belakang atau biasa diartikan menggiring (mengiring).        Nyongkolan adalah prosesi adat yang dijalankan apabila adanya proses pernikahan antara laki – laki dan perempuan di dalam suku Sasak Lombok. Biasanya nyongkolan dilakukan setela proses begawe (pesta perayaan setelah akad nikah), untuk waktu biasa ditentukan oleh kedua belah pihak. Saat pelaksanaan tradisi nyongkolan ini, pasangan pengantin didampingi oleh dedare- dedare dan tarune- tarune sasak, juga ditemani oleh parah tokoh agama, tokoh masyarakat, atau pemuka adat beserta sanak saudara berjalan mengiringi pengantin. Peserta perempuan dan laki- laki akan diiringi l...